Hingga akhir Juni 2021, BRI Salurkan Kredit Rp 929,4 T

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia(Persero) Tbk. Sunarso mengatakan hingga akhir Juni 2021 penyaluran kredit BRI secara konsolidasian sebesar Rp. 929,40 triliun. Nilai itu tumbuh positif dibandingkan dengan penyaluran kredit BRI pada akhir kuartal II 2020 sebesar Rp 922,97 triliun.

“Faktor utama pendorong kinerja BRI yakni pertumbuhan kredit yang tumbuh positif dan diatas rata rata industri perbankan nasional,” kata Sunarso dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 Agustus 2021.

Dia menambahkan bahwa apabila dirinci lebih lanjut, kredit mikro BRI tercatat sebesar Rp 366,56 triliun atau tumbuh 17 persen yoy.

Hal itu, kata dia, memperkuat komitmen BRI untuk fokus dalam pengembangan bisnis mikro dengan komposisi kredit mikro mencapai 39,44 persen dari total penyaluran kredit BRI.

“Hal ini on the track menuju komposisi kredit mikro minimal 45 persen di tahun 2025,” ujarnya.

Pencapaian ini membuat proporsi kredit UMKM BRI merangkak naik menjadi 80,62 persen dibanding 78,58 persen pada periode yang sama tahun lalu. Selain kredit mikro, kredit konsumer BRI juga tercatat tumbuh positif sebesar 3,54 persen menjadi sebesar Rp 145,94 triliun pada akhir kuartal II 2021.

Perseroan pun, kata dia, mampu menjaga rasio kredit bermasalah (NPL) dengan baik. Tercatat NPL BRI pada akhir kuartal II tahun 2021 sebesar 3,30 persen dengan NPL Coverage mencapai 254,84 persen.

“Keberhasilan BRI menjaga NPL ini tak lepas dari kian landainya tren restrukturisasi kredit terdampak COVID, di mana hingga akhir Juni 2021 tercatat outstanding kredit restrukturisasi akibat Covid sebesar Rp 175,16 triliun atau telah turun sebesar Rp 56,3 triliun dari total akumulasi kredit restrukturisasi,” kata Sunarso.

HENDARTYO HANGGI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.